berita

Hal-hal yang Patut Dipahami Sebelum Mengambil Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat

Summary

Ketika Anda mengalami masalah keuangan pasti akan segera mencari pinjaman bukan. Mulai diantaranya dari keluarga atau sahabat dekat baru dilakukan ke lembaga keuangan seperti bank. Namun jika seandainya ingin mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat maka bank bukan pilihan terbaik bagi […]

Ketika Anda mengalami masalah keuangan pasti akan segera mencari pinjaman bukan. Mulai diantaranya dari keluarga atau sahabat dekat baru dilakukan ke lembaga keuangan seperti bank. Namun jika seandainya ingin mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat maka bank bukan pilihan terbaik bagi Anda. Bisa memilih alternatif dari lembaga keuangan lain, karena memang jika dilihat prosedur yang diberikan oleh bank ini terbilang ribet dan panjang, sehingga membutuhkan waktu lama, terkadang bisa sampai berminggu-minggu sampai nantinya uang tersebut cair.

 

Sehingga kemudian masyarakat lebih memilih untuk mengambil pinjaman secara online. Pastinya sudah tidak asing dengan produk pinjaman uang yang satu ini bukan. Dimana Anda sendiri memang tidak perlu datang langsung ke kantor cabang lembaga tersebut. Apply begitu mudah karena dapat dilakukan lewat sebuah aplikasi yang diterbitkan oleh lembaga keuangan yang satu ini. Namun juga tak asal apply karena memang sudah ada aturan yang diberlakukan.

 

Berikut ini diantaranya ada beberapa hal yang patut untuk Anda pahami terlebih dahulu sebelum apply pinjaman secara online lewat fintech, diantaranya adalah:

 

  1. Tidak semua lembaga fintech aman, tentunya banyak diantara Anda yang sudah tidak asing bahwa memang ada begitu banyak lembaga keuangan online yang menawarkan produk pinjaman semacam ini. Namun apakah semuanya aman? jawabannya tentu saja tidak. Ada banyak orang yang menjadi korban dan merasa dirugikan setelah ambil pinjaman lewat fintech ilegal atau bodong. Karena sebelumnya tidak selektif di dalam memilih, cenderung gegabah dalam menjatuhkan pilihan dan menyesal.
  2. Tidak semuanya diperhitungkan menggunakan suku bunga, fakta yang lainnya adalah tidak semua lembaga fintech ini memberikan perhitungan di dalam bentuk suku bunga. Tak jarang diantaranya yang langsung memberikan beban tambah dengan nominal yang sudah ditentukan. Sehingga Anda sendiri juga tidak perlu repot-repot menghitung berapa besar bunga yang harus dibayarkan.
  3. Tak sekedar bunga masih ada biaya tambah yang harus diperhitungkan, selain beban suku bunga maka yang tidak kalah penting adalah besarnya biaya tambah lain, misalnya adalah biaya provisi, biaya administrasi dan sejenisnya. Tak jarang meskipun beban bunga yang diberikan kecil, namun nasabah terbebani dengan nominal biaya tambah yang lainnya, untuk itu maka patut berhati-hati.
  4. Sebagian besar tidak menerapkan pembayaran sistem cicilan, banyak juga yang nyatanya tidak menerapkan sistem pengembalian atau pembayaran hutang tersebut dengan cara dicicil. Melainkan justru menerapkan sistem pembayaran secara langsung, yaitu antara jumlah yang dipinjam ditambah dengan beban-beban lain. Berbicara mengenai syarat dan juga ketentuan ini sangat bergantung pada kebijakan masing-masing lembaga fintech.
  5. Hati-hati dengan denda yang menjerat, patut untuk diwaspadai adalah denda yang dibebankan oleh fintech tersebut ketika Anda tidak bisa membayar hutang tepat waktu. Karena bisa jadi jumlah denda yang dibebankan kepada Anda inilah yang akan menjerat, karena nominalnya begitu tinggi sampai berkali-kali lipat dari uang hutang asli. Untuk itu maka sebaiknya Anda mewaspadainya.

 

Itulah beberapa hal yang patut untuk dipertimbangkan jika seandainya ingin mengajukan pinjaman proses cepat cair secara online. Di satu sisi memang tampak mudah dan juga menguntungkan, namun ternyata resikonya begitu besar jika sampai salah dalam mengajukan pilihan. Persiapkan juga sumber penghasilan yang nantinya digunakan untuk melunasi hutang pinjaman tersebut.